Sumber Cerita Teater Tradisional

Teater Tradisional hidup dan berkembang di tengah masyarakat pendukungnya. Secara turun temurun, kekayaan estetika teater tradisional diwariskan dari


Teater Tradisional hidup dan berkembang di tengah masyarakat pendukungnya. Secara turun temurun, kekayaan estetika teater tradisional diwariskan dari generasi ke generasi, kemudian dipertahankan. Keberadaannya disesuaikan dengan kemajuan zaman. Keterujiannya melalui waktu yang panjang adalah bukti bahwa teater tradisional memiliki nilai-nilai yang tinggi, baik dari segi estetika maupun moral. Sebagai generasi penerus sudah sepatutnya saling melestarikan dan mengembangkan teater tradsional.

Kebertahanan suatu teater tradsional di tengah masyarakat tentunya didukung oleh banyak faktor. Selain bentuk pementasannya yang unik, teater tradisional juga didukung oleh sumber cerita yang baik dan menarik ketika dipentaskan. Berikut ini akan kita bahas beberapa sumber cerita teater tradisional diantaranya:

1. Cerita Ramayana dan Mahabarata

Kisah ini merupakan karya sastra dari India yang begitu populer di masyarakat seni Indonesia. Secara garis besar, Ramayana menceritakan kisah kasih antara Prabu Rama dan Dewi Shinta dengan segala ujian kesetiaan cinta. Dikisahkan pula godaan dari Raja Rahwana yang sangat menginginkan Dewi Shinta hingga menculiknya. Rama yangdibantu Hanoman, si kera putih berusaha membebaskan dewi Shinta. Berhasil atau tidak perjuangan itu, silakan kalian cari cerita selengkapnya. 

Mahabarata, bercerita tentang perseteruan dua keluarga yaitu Pandawa dan Kurawa. Perselisihan tersebut menyebabkan pertumpahan darah, sehingga muncul banyak korban. Cerita Ramayana dan Mahabarata ini sering dimainkan dalam teater wayang, baik wayang kulit, wayang golek, maupun wayang orang(wong). Cerita Ramayana dan Mahabarata juga sering dipakai dalam pementasan Teater Ketoprak, Sandiwara Sunda, serta Sandiwara Masres Cirebon dan Indramayu.

2. Gurindam

Karya sastra melayu yang mengisahkan tokoh-tokoh dalam kehudupan di tanah Melayu. Karya tersebut memilki banyak keteladanan yang perlu dicontoh.

3. Hikayat

Hikayat merupakan kisah berlagu. Hikayat menceritakan kisah-kisah dari Timur Tengah seperti Ali Baba, Aladin, Abu Nawas, dll. Banyak dimainkan dalam teater Bangsawan Melayu, Makyong, atau cerita-cerita yang mengandung ajaran kebaikan dan agama Islam, seperti hikayat-hikayat Betawi.

4. Pantun 

Pantun yang dimaksud adalah karya teater tutur yang mengisahkan sebuah cerita, seperti cerita Lutung Kasarung. Cerita tersebut dimainkan dalam Sandiwara Sunda, Sandiwara Masres, Cirebon, dll.

5. Cerita rakyat 

Cerita rakyat yang populer di kalangan rakyat luas adalah Cerita Panji, Sangkuriang, Malin Kundang, Cerita Putri Pandan Berduri, Cerita Jaka tarub, dll. Cerita rakyat juga sangat menarik sebagai sumber cerita pertunjukan teater tradisional.

6. Cerita sehari-hari 

Kisah permasalahan sehari-hari,berkisah tentang keluarga dan lingkungan masyarakat. Permasalahan tersebut dapat berupamasalah warisan, perjodohan, perselisihan maupun cerita misteri. Cerita keseharian sangat banyak diangkat dalam cerita-cerita teater tradisonal seperti dalam Ketoprak, Ludruk, Longser, Lenong, Uyeg dan teater-teater rakyat yang lain.

  

 

LihatTutupKomentar